Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Dunia » Gelombang Pertama Tahanan Palestina Dibebaskan, 20 Sandera Kembali ke Israel

Gelombang Pertama Tahanan Palestina Dibebaskan, 20 Sandera Kembali ke Israel

  • account_circle M. Rizky Hidayatullah
  • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
  • visibility 182
  • comment 0 komentar

Ramallah, Pikirkan.com – Suasana haru mewarnai Ramallah ketika kelompok pertama tahanan Palestina tiba di ibu kota de facto Palestina, Tepi Barat, pada Senin (13/10). Pembebasan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, yang juga mencakup pemulangan 20 sandera dari Gaza ke Israel.

Bus-bus yang membawa para tahanan tiba di tengah kerumunan keluarga yang menanti dengan tangis dan teriakan gembira. Para ibu memeluk erat anak-anak mereka, sementara beberapa tahanan diangkat di bahu kerabatnya sebagai simbol kemenangan atas penantian panjang. Sebagian besar dari mereka merupakan narapidana yang sebelumnya divonis seumur hidup oleh pengadilan Israel atas tuduhan keterlibatan dalam aksi kekerasan dan pembunuhan.

Dalam waktu yang bersamaan, Israel menyambut kepulangan 20 sandera yang sebelumnya ditawan Hamas sejak serangan 7 Oktober 2023. Mereka terdiri atas dua kelompok—tujuh orang dibebaskan pada pagi hari dan tiga belas lainnya pada sore hari. Di antara mereka terdapat saudara kembar Ziv dan Gali Berman, yang potret kebersamaannya di Gaza menjadi simbol kuat dari berakhirnya penderitaan panjang keluarga para sandera.

Kementerian Luar Negeri Israel sebelumnya telah mengonfirmasi nama tujuh sandera pertama yang dibebaskan: Eitan Abraham Mor, Gali Berman, Ziv Berman, Omri Mira, Alon Ohel, Guy Gilboa-Dalal, dan Matan Angrest. Nama-nama tersebut dibagikan melalui unggahan resmi dengan keterangan singkat namun sarat makna: “Selamat datang di rumah.”

Kesepakatan gencatan senjata ini mencakup pembebasan 250 narapidana dan lebih dari 1.700 tahanan Palestina oleh Israel. Di sisi lain, Hamas melepaskan para sandera yang telah berada dalam penahanan selama hampir dua tahun.

Reaksi sejumlah warga israel saat Hamas membebaskan para sandera yang telah ditawan di Gaza sebagai bagian dari pertukaran tawanan-sandera dan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas

Reaksi sejumlah warga israel saat Hamas membebaskan para sandera yang telah ditawan di Gaza sebagai bagian dari pertukaran tawanan-sandera dan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. (Foto: Reuters)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dalam pidatonya di parlemen Israel pada hari yang sama, menyebut serangan Hamas tahun 2023 sebagai “salah satu penodaan paling keji terhadap orang Yahudi sejak Holokos.” Ia menegaskan bahwa gencatan senjata ini menandai berakhirnya “mimpi buruk yang panjang dan menyakitkan” bagi masyarakat Israel dan Palestina.

“Ini adalah masa yang menggairahkan bagi Israel dan seluruh Timur Tengah,” ujar Trump. “Kekuatan kekacauan dan teror yang selama puluhan tahun melanda kawasan ini kini telah melemah, terisolasi, dan dikalahkan.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut pernyataan tersebut dengan menyebut proposal perdamaian Trump sebagai langkah “penting” menuju stabilitas kawasan. “Saya berkomitmen pada perdamaian ini, Anda berkomitmen pada perdamaian ini, dan bersama-sama kita akan mencapainya,” ujarnya. Netanyahu juga menegaskan bahwa Trump akan “diabadikan dalam sejarah bangsa Israel dan dunia.”

Setelah kunjungan ke Israel, Trump dijadwalkan menuju Mesir untuk menghadiri KTT Perdamaian Gaza yang dihadiri sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Di luar parlemen Israel, suasana kontras tampak di antara keluarga korban. Forum Hostages and Missing Families mengumumkan bahwa hanya empat dari 28 sandera yang dilaporkan tewas di tangan Hamas akan dikembalikan pada hari yang sama.

  • Penulis: M. Rizky Hidayatullah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Yassierli, S.T., M.T., PH.D

    Magang Bergaji UMP Batch II Bidik 80 Ribu Lulusan Baru pada November 2025

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan kembali membuka Program Magang Bergaji batch II pada November 2025. Program ini menargetkan sebanyak 80.000 peserta dari kalangan lulusan baru (fresh graduate), dengan pemberian insentif sebesar Rp3,3 juta per bulan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa jumlah peserta pada batch II ini meningkat signifikan dibandingkan dengan batch I […]

  • Aplikasi X milik milyader Elon Musk

    Nezar Patria: X Wajib Lunasi Denda Moderasi Konten Dewasa

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Technology, Pikirkan.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kembali menyoroti kepatuhan platform media sosial X terkait penyelesaian denda administratif akibat keterlambatan dalam menangani konten pornografi. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi lanjutan apabila X tetap mengabaikan kewajiban pembayaran tersebut. “Proses komunikasi masih berjalan. Kita lihat perkembangannya pekan […]

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 976
    • 0Komentar

    Teknologi, Pikirkan.com – At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings […]

  • Krisis di penerbangan Amerika Serikat akibat US Shutdown Play Button

    Langit Amerika Lumpuh: Ketika Shutdown Membuat Menara Kendali Sunyi

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Sabtu pagi, 8 November 2025, ribuan penumpang di bandara-bandara besar Amerika Serikat terjebak dalam antrean panjang. Pengumuman penundaan menggema di ruang tunggu Atlanta, New York, hingga San Francisco. Namun bukan cuaca buruk yang menjadi biang keladi, melainkan manusia—lebih tepatnya, ketiadaan mereka di menara pengendali lalu lintas udara. Selama 39 hari terakhir, penutupan […]

  • Ketua Umum DPP Relawan Pro Prabowo (PROBO), M. Rizky Hidayatullah

    Relawan PROBO Kawal Instruksi Prabowo Ganyang Tambang Ilegal

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Palu, Pikirkan.com – Instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memberantas tambang ilegal dinilai sebagai pesan politik dan hukum yang tidak bisa ditawar. Ketua Umum DPP Relawan Pro Prabowo (PROBO), M. Rizky Hidayatullah, menegaskan bahwa perintah tersebut berlaku untuk semua pihak tanpa pengecualian. Menurut Rizky, Presiden telah meminta aparat penegak hukum memperluas penertiban dan menindak […]

  • Photo di aplikasi Intsgram

    Cara Unggah Foto dan Video ke Instagram agar Tidak Pecah dan Buram

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Banyak pengguna Instagram mengeluhkan hasil unggahan foto atau video yang terlihat pecah dan buram setelah dipublikasikan. Padahal, platform milik Meta tersebut sebenarnya mendukung konten dengan kualitas tinggi, asalkan pengguna mengetahui format dan pengaturan yang tepat. Sebagai salah satu media sosial paling populer, Instagram memungkinkan penggunanya berbagi foto dan video dengan resolusi terbaik. Berdasarkan […]

expand_less