Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Warta » Nasional » GEBRAK Akan Ungkap Dugaan Mega Korupsi Bernilai Puluhan Miliar di Sulteng

GEBRAK Akan Ungkap Dugaan Mega Korupsi Bernilai Puluhan Miliar di Sulteng

  • account_circle Adi Surodjo
  • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
  • visibility 1.120
  • comment 0 komentar

Jakarta, Pikirkan.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Bersama Rakyat Antikorupsi (GEBRAK) menyatakan akan segera mengumumkan hasil temuan terkait sejumlah dugaan tindak pidana korupsi berskala besar yang melibatkan sejumlah pejabat dan penyedia jasa di Sulawesi Tengah.

Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat GEBRAK, Thomy Kristianto, mengungkapkan bahwa lembaganya tengah menyiapkan laporan resmi untuk dirilis ke publik dalam waktu dekat. Ia menegaskan, salah satu kasus yang akan diungkap masuk kategori besar karena diduga berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga mencapai puluhan miliar rupiah.

“Mohon bersabar, rekan-rekan. Dalam waktu dekat kami akan merilis laporan yang sedang kami susun. Ini akan menjadi informasi penting untuk diketahui publik,” ujar Thomy kepada awak media, Senin (20/10).

Lebih lanjut, Thomy menjelaskan bahwa kasus-kasus yang tengah didalami oleh GEBRAK mencakup sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, antara lain Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, serta lingkup pemerintahan provinsi.

Saat ini, tim GEBRAK masih melakukan pemutakhiran data dan pengumpulan bukti tambahan.

“Kami terus memperbarui data pendukung. Kami berharap rekan-rekan media turut mengawal proses ini,” tambahnya.

Thomy juga memberikan sinyal adanya dugaan keterlibatan oknum kepala daerah beserta kroninya dalam salah satu kasus yang sedang diselidiki.

“Keterlibatan sejumlah pihak masih kami dalami. Setelah seluruh berkas temuan lengkap, hasilnya akan kami laporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah GEBRAK sejalan dengan komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memperkuat penegakan hukum serta pemberantasan korupsi.

Menurutnya, Tindak Pidana Korupsi merupakan extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang memiliki dampak destruktif terhadap stabilitas negara, perekonomian, serta moral masyarakat.

Oleh sebab itu, GEBRAK menilai bahwa penanganannya harus dilakukan secara luar biasa pula, termasuk melalui penerapan sanksi hukum yang berat terhadap para pelaku.

  • Penulis: Adi Surodjo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto bersama Kabinet Prabowo-Gibran di Istana Negara

    Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Ini Angka Kepuasan Masyarakat Versi Survei Poltracking

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei nasional terkait evaluasi satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan publik tertinggi berada pada bidang pendidikan, sedangkan kepuasan terendah tercatat pada bidang ekonomi. Survei tersebut dilaksanakan pada 3–10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.220 responden dari […]

  • Wakil Ketua Bid. Hubungan Masyarakat LSM GEBRAK, Thomy Kristianto

    GEBRAK: Trans Palu Harus Dipertahankan, Bukan Dihentikan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Palu, Pikirkan.com – Dukungan terhadap keberadaan Bus Trans Palu terus mengalir. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Bersama Rakyat Antikorupsi (GEBRAK) menjadi salah satu pihak yang dengan tegas menyatakan penolakan terhadap wacana penghentian operasional transportasi publik tersebut. Dalam keterangannya, GEBRAK menilai Trans Palu merupakan bentuk konkret kepedulian Pemerintah Kota Palu terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat yang aman, […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Majelis Taklim Datokarama Palu Rayakan HUT KONI ke-87 dengan Tasyakuran dan Doa Bersama

    Majelis Taklim Datokarama Palu Rayakan HUT KONI ke-87 dengan Tasyakuran dan Doa Bersama

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Palu, Pikirkan.com — Majelis Taklim Datokarama Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menyelenggarakan kegiatan Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ke-87 yang dirangkaikan dengan doa bersama untuk kemenangan atlet Sulawesi Tengah. Acara berlangsung di Kedai Taman Ria, Jalan Diponegoro, Palu, pada Minggu (12/10/2025) malam. Kegiatan rutin Majelis Taklim Datokarama yang biasanya […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Ming, 25 Feb 2024
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 1.014
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Direktur LBH SUlteng sekaligus Kuasa hukum korban, Julianer Aditia Warman, S.H., M.H.

    Istri dan Anak Laporkan Oknum Hakim Pengadilan Tinggi Sulteng atas Dugaan KDRT

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Palu, Pikirkan.com – Seorang perempuan berinisial EC (43) melaporkan suaminya, Andi juniman Konggoasa (AJK), yang merupakan oknum hakim di Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, atas dugaan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di Kota Palu. Dalam peristiwa tersebut, anak sambung korban turut menjadi sasaran tindakan kekerasan. Korban menjelaskan bahwa kejadian bermula dari kedatangan ibu […]

expand_less