Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Arena » Alex Marquez Menang di MotoGP Malaysia, Gresini Racing Raih Gelar Juara Tim Independen

Alex Marquez Menang di MotoGP Malaysia, Gresini Racing Raih Gelar Juara Tim Independen

  • account_circle Thomy Kristianto Hia
  • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

Sepang Malaysia, Pikirkan.com – Alex Marquez tampil dominan dan mencatat kemenangan gemilang pada balapan MotoGP Malaysia, Minggu (26/10/2025), sekaligus mempersembahkan gelar juara tim independen bagi Gresini Racing. Sementara itu, Francesco Bagnaia dari Ducati mengalami nasib buruk setelah gagal finis akibat masalah mekanis saat berada di posisi ketiga.

Setelah mengamankan posisi kedua di klasemen kejuaraan pada sesi sprint hari Sabtu, Marquez yang menggunakan motor nomor 73 berhasil menyalip Bagnaia di awal lomba dan menjauh dari kejaran pembalap lain, menunjukkan performa solid sepanjang akhir pekan.

Pedro Acosta kembali naik podium di posisi kedua, sedangkan Bagnaia harus tersingkir dari tiga besar setelah motornya mengalami kendala pada lap-lap terakhir.

Pada awal lomba, Bagnaia memulai dengan sempurna dari posisi terdepan dan memimpin di Tikungan 1. Pedro Acosta memanfaatkan sistem launch control KTM untuk menyalip Marquez di tikungan pertama. Namun, Marquez segera membalas pada Tikungan 4 dan menyalip Acosta, menjaga jarak aman dari Bagnaia yang mencoba memperlebar keunggulan.

Langkah agresif Marquez terbukti krusial. Pada lap kedua, ia menyalip Bagnaia melalui jalur kanan dan merebut posisi terdepan. Satu lap kemudian, Acosta sempat meniru manuver tersebut, namun Bagnaia berhasil kembali mempertahankan posisi kedua.

Persaingan ketat antara Bagnaia dan Acosta terus berlangsung hingga pertengahan balapan, dengan Marquez memimpin sekitar 0,8 detik di depan. Pada lap ke-13, Acosta akhirnya berhasil menyalip Bagnaia yang mulai kesulitan mengendalikan ban medium Michelin, sementara Marquez telah memperlebar jarak lebih dari dua detik.

Marquez kemudian melaju tanpa tekanan berarti hingga finis, menutup balapan dengan kemenangan ketiganya musim ini, unggul 2,6 detik atas Acosta.

Sementara itu, drama terjadi tiga lap menjelang garis finis ketika Bagnaia mengalami masalah misterius pada motor Ducatinya. Pembalap asal Italia tersebut terpaksa keluar lintasan dan kembali ke pit, mengakhiri balapan lebih awal.

Kegagalan Bagnaia membuka peluang bagi Joan Mir (Honda) untuk naik ke podium ketiga setelah menuntaskan duel panjang dengan Fabio Quartararo (Yamaha). Mir sempat menyalip Quartararo pada lap ke-6, namun melebar di Tikungan 15 dan kehilangan posisi. Empat lap kemudian, Mir berhasil mengambil alih posisi keempat dan mempertahankannya hingga akhir.

Franco Morbidelli (VR46) menyalip Quartararo di tikungan terakhir untuk finis di posisi kelima, diikuti Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) di urutan keenam.

Enea Bastianini melakukan penampilan impresif dengan naik dari posisi ke-19 ke posisi ketujuh, disusul Luca Marini (Honda) di urutan kedelapan, Brad Binder (KTM) kesembilan, dan Ai Ogura (Trackhouse) melengkapi sepuluh besar.

Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, hanya mampu finis di posisi ke-11 setelah kualifikasi yang kurang memuaskan, tepat di depan Johann Zarco (LCR).

Tiga pembalap tidak menyelesaikan lomba, yakni Fermin Aldeguer, Raul Fernandez, dan Francesco Bagnaia. Fernandez yang merupakan rookie Gresini terjatuh di Tikungan 15 saat tengah menempati posisi ketujuh.

Kemenangan ini menegaskan dominasi Alex Marquez di akhir musim dan menandai pencapaian penting bagi Gresini Racing sebagai tim independen terbaik musim ini.

Hasil Race Motogp – Sepan, Malaysia 2025

Sumber: motorsport.com

  • Penulis: Thomy Kristianto Hia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Situasi pembebasan sandera yang ditawan Israel babak baru perdamaian Palestina.

    Gelombang Pertama Tahanan Palestina Dibebaskan, 20 Sandera Kembali ke Israel

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Ramallah, Pikirkan.com – Suasana haru mewarnai Ramallah ketika kelompok pertama tahanan Palestina tiba di ibu kota de facto Palestina, Tepi Barat, pada Senin (13/10). Pembebasan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, yang juga mencakup pemulangan 20 sandera dari Gaza ke Israel. Bus-bus yang membawa para tahanan tiba di tengah kerumunan […]

  • Bursa Efek Indonesia

    印尼证券交易所暂时中止五只股票及四只认股权证交易

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – 印度尼西亚证券交易所(BEI)宣布,暂时中止五只股票及**四只认股权证(Waran)**的交易。此举自当日第一交易时段起生效,涵盖常规市场与现金市场。 被暂停交易的五只股票分别为: PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) 与此同时,被暂停交易的四只认股权证包括三只RAJA系列(RAJADRCG6A、RAJAHDCK6A、RAJAZPCK6A)以及一只TRIN第二系列(TRIN-W2)。 印尼证券交易所在公告中指出: “BEI认为有必要自2025年10月13日第一交易时段起,暂时中止股票ESTI、RAJA、FUJI、NTBK、TRIN及认股权证RAJADRCG6A、RAJAHDCK6A、RAJAZPCK6A、TRIN-W2的交易,直至交易所进一步公告为止。” 根据交易数据显示,ESTI股票在过去连续四个交易日内于FCA板块触发涨停(Auto Reject Atas, ARA)机制,平均涨幅达9.45%。截至2025年10月10日(星期五),该股票收于每股137印尼盾,较前一日上涨9.60%。 此次暂停交易被视为印尼证券交易所维护市场秩序与防范异常波动的重要举措。后续恢复交易时间将根据交易所进一步公告确定。

  • Jonatan Christie juara Tunggal Putra Denmark Open 2025 photo_camera 2

    Jonatan Christie Persembahkan Gelar Juara Tunggal Putra di Denmark Open 2025

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Copenhagen, Pikirkan.com – Indonesia kembali menorehkan prestasi di ajang bulu tangkis dunia. Jonatan Christie berhasil mengamankan satu-satunya gelar juara bagi Indonesia di turnamen Denmark Open 2025, melalui kemenangan dramatis atas tunggal putra unggulan Tiongkok, Shi Yu Qi, dengan skor 13–21, 21–15, dan 21–15. Pertandingan yang berlangsung selama tiga gim itu menjadi bukti ketangguhan mental dan […]

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2024
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 374
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • The Secretary-General of ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn meet Secretary-General of the United Nations (UN), H.E. António Guterres,on the sidelines of the 47th ASEAN Summit and Related Summits in Kuala Lumpur, Malaysia. photo_camera 3

    ASEAN, UN Reaffirm Partnership Ahead of 15th ASEAN-UN Summit

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Adi Surodjo
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur, Pikirkan.com – The Secretary-General of ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, held a bilateral meeting today with the Secretary-General of the United Nations (UN), H.E. António Guterres, on the sidelines of the 47th ASEAN Summit and Related Summits in Kuala Lumpur, Malaysia. During the meeting, both leaders exchanged views on enhancing cooperation under the ASEAN-UN […]

  • Suhandinata Trophy

    Indonesia Faces Hong Kong in Decisive Battle for Group F Supremacy at Suhandinata Cup 2025

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Pikirkan.com, Guwahati – The third day of the Suhandinata Cup 2025 is set to deliver an intense showdown as Indonesia and Hong Kong clash for the Group F championship title. Both teams will compete fiercely to secure a place in the quarterfinals, with Indonesia entering the match as the clear favorite. The Indonesian squad, known as […]

expand_less