Breaking News
Trending Tags
Beranda » Warta » Nasional » Dituding Intimidasi Warga LIK Tondo, Hidayat: Saya Datang Membuka Ruang Dialog

Dituding Intimidasi Warga LIK Tondo, Hidayat: Saya Datang Membuka Ruang Dialog

  • account_circle M. Rizky Hidayatullah
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PALU, PIKIRKAN.COM – Moh. Hidayat Lamakarate menegaskan dirinya tidak pernah datang ke kawasan LIK Tondo untuk memerintahkan warga meninggalkan lokasi. Malahan kedatangannya dalam rangka membuka dialog dengan warga.

Pernyataan itu disampaikan Hidayat merespons pemberitaan mengenai adanya warga yang mengaku merasa terintimidasi saat dirinya datang ke kawasan tersebut.

Hidayat menyebut kehadirannya semata-mata untuk menjalankan mandat dari PT Intim sebagai pihak yang diminta membantu proses negosiasi dengan masyarakat.

Menurut dia, perusahaan telah memberikan surat kuasa kepadanya.

Surat tersebut memberikan kewenangan untuk membantu menyelesaikan persoalan lahan melalui komunikasi dengan warga serta mewakili perusahaan dalam menghadapi pihak-pihak yang berkaitan dengan penyelesaian masalah, termasuk pemerintah.

“Kalau saya dibilang membela perusahaan, jelas itu keliru. Saya diminta oleh perusahaan untuk bernegosiasi,” tegas Hidayat.

Bukan Datang Sendiri

Hidayat menjelaskan, pertemuan dengan warga dilakukan setelah dirinya lebih dahulu membahas persoalan tersebut bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dan Satgas PKA.

Setelah itu, ia meminta bantuan Camat Mantikulore dan Lurah Tondo agar dapat bertemu masyarakat.

Pertemuan tersebut kemudian berlangsung dengan didampingi pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Menurut Hidayat, hal itu menunjukkan bahwa kedatangannya dilakukan dalam rangka komunikasi, bukan tindakan sepihak.

Ia mengatakan dirinya menjelaskan kepada masyarakat mengenai kapasitasnya serta tujuan pertemuan.

Perusahaan Ingin Lanjutkan Pembangunan

Dalam pertemuan tersebut, Hidayat menyampaikan bahwa PT Intim ingin kembali memanfaatkan lahan untuk melanjutkan pembangunan perumahan.

Menurut dia, pembangunan tersebut telah cukup lama tertunda.

Namun, perusahaan menghadapi persoalan dengan warga yang berada di kawasan tersebut.

Karena itu, perusahaan memilih menempuh komunikasi dan negosiasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Hidayat mengatakan dirinya ditugaskan untuk membantu proses tersebut.

Tawaran Kompensasi Ditolak

Hidayat mengungkapkan bahwa perusahaan menawarkan kompensasi kepada warga yang bersedia meninggalkan lokasi.

Namun, menurut dia, warga menolak tawaran tersebut.

Warga menyatakan memilih tetap tinggal di kawasan tersebut dan tidak bersedia bernegosiasi.

Hidayat kemudian mengatakan bahwa jika keputusan warga adalah menolak seluruh tawaran, maka proses negosiasi tidak dapat dilanjutkan.

“Tugas saya selaku kuasa perusahaan untuk melakukan negosiasi sudah selesai,” ujarnya.

Ia selanjutnya mengembalikan persoalan tersebut kepada PT Intim dan kuasa hukum perusahaan.

Bantah Intimidasi

Hidayat secara khusus membantah tudingan bahwa dirinya mengintimidasi atau memaksa warga.

“Kalau ada yang bilang saya mengintimidasi dan memaksa mereka untuk keluar dari lokasi tersebut, jelas itu fitnah,” katanya.

Menurut Hidayat, ia justru menjalankan proses yang sebelumnya diminta pemerintah, yakni membuka ruang dialog antara perusahaan dan masyarakat.

Ia menyatakan tidak pernah memiliki kewenangan untuk secara sepihak mengosongkan kawasan.

Pendataan Warga

Mengenai pendataan, Hidayat menjelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk memastikan jumlah dan identitas warga yang masih tinggal di lokasi.

Menurutnya, pendataan diperlukan agar jika tercapai kesepakatan kompensasi, pihak yang benar-benar tinggal di kawasan tersebut dapat terdata secara akurat.

Ia juga menyebut adanya kesepakatan untuk memberikan nomor pada bangunan yang masih dihuni.

Menurut Hidayat, warga saat itu tidak mempermasalahkan proses tersebut.

Klarifikasi Soal Ngatmani

Hidayat juga mengklarifikasi pertemuannya dengan Ngatmani.

Ia mengatakan Ngatmani baru hadir pada pertemuan kedua.

Saat itu, menurut Hidayat, Ngatmani menyatakan tidak perlu ada negosiasi lagi dan warga memilih tetap bertahan.

Pernyataan tersebut kemudian disambut warga lainnya.

Hidayat mengatakan dirinya menerima sikap tersebut dan menyatakan proses negosiasi telah selesai.

Ia bahkan menyebut istri Ngatmani kemudian meminta maaf atas sikap suaminya.

“Saya bilang tidak apa-apa. Saya sangat memaklumi kondisi psikologi kalian yang ada di sini,” katanya.

Tafsir Surat Gubernur

Hidayat juga memberikan penjelasan mengenai surat Gubernur Sulawesi Tengah yang meminta perusahaan menunda pengosongan.

Menurut dia, surat tersebut harus dibaca sesuai substansinya, yakni meminta perusahaan menunda pelaksanaan dan melakukan pembicaraan dengan masyarakat.

Karena itu, Hidayat menyatakan surat tersebut bukan merupakan dasar bagi warga untuk menetap di lokasi tanpa batas.

“Surat gubernur itu bukan menjadi dasar untuk kalian bisa tinggal di sini karena isinya hanya meminta perusahaan menunda pelaksanaan sambil mencarikan jalan yang terbaik,” ujarnya.

Menunggu Langkah Selanjutnya

Dengan tidak tercapainya kesepakatan dalam proses negosiasi, Hidayat mengatakan dirinya tidak lagi mengambil peran dalam menentukan langkah berikutnya.

Ia menyerahkan keputusan kepada PT Intim bersama kuasa hukum perusahaan.

Hidayat berharap persoalan LIK Tondo dapat diselesaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum dan tidak berkembang menjadi konflik.

Menurutnya, semua pihak memiliki kepentingan yang perlu dihormati, tetapi penyelesaiannya tetap membutuhkan dasar dokumen dan mekanisme yang jelas.

“Saya datang justru untuk membantu mereka guna mencarikan solusi yang terbaik untuk penyelesaian masalah mereka,” pungkasnya.

  • Penulis: M. Rizky Hidayatullah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Game Sword Of Justice 2.45 Play Button

    Game ‘Sword of Justice’ Siap Dirilis 7 November 2025

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Beijing, Pikirkan.com – Dunia gim daring kembali akan kedatangan judul besar. NetEase Games bekerja sama dengan ZhuRong Studio resmi mengumumkan tanggal peluncuran global untuk gim terbaru mereka, “Sword of Justice”, yang dijadwalkan rilis serentak pada 7 November 2025. Gim bergenre massive multiplayer online role-playing game (MMORPG) ini akan hadir secara gratis (free-to-play) dengan dukungan cross-platform […]

  • Situasi pembebasan sandera yang ditawan Israel babak baru perdamaian Palestina.

    Gelombang Pertama Tahanan Palestina Dibebaskan, 20 Sandera Kembali ke Israel

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Ramallah, Pikirkan.com – Suasana haru mewarnai Ramallah ketika kelompok pertama tahanan Palestina tiba di ibu kota de facto Palestina, Tepi Barat, pada Senin (13/10). Pembebasan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, yang juga mencakup pemulangan 20 sandera dari Gaza ke Israel. Bus-bus yang membawa para tahanan tiba di tengah kerumunan […]

  • Honor Pad 10

    Honor Pad 10 Debut di Tanah Air, Berikut Spesifikasinya

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Gawai, Pikirkan.com – Honor memperluas kehadirannya di pasar Indonesia dengan meluncurkan rangkaian produk All-Scenario Ecosystem, terdiri atas Honor Pad 10, Honor Pad X9a, Honor Pad X7, dan Honor Watch Fit. Langkah ini menandai komitmen Honor untuk menghadirkan ekosistem perangkat pintar yang tidak hanya mendukung produktivitas dan pembelajaran, tetapi juga menunjang gaya hidup modern dan sehat. […]

  • Komisaris Telkom, Rizal Mallarangeng photo_camera 1

    Telkom Dorong Pemanfaatan AI di Dunia Jurnalistik Lewat Pelatihan Media Nasional

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Teknologi, Pikirkan.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai pelopor transformasi digital nasional melalui pengenalan dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) di sektor media. Dalam upaya meningkatkan literasi digital di kalangan jurnalis, Telkom menggelar pelatihan bertema “Transformasi Telkom untuk Bangsa, Bersama Media Wujudkan Indonesia Terkoneksi” yang berlangsung di Semarang pada 2 Oktober […]

  • Kakek Nenek Sehat bahagia sampai tua

    Pola Hidup Sehat Sejak Dini Kunci Menuju Masa Tua yang Berkualitas

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Pikirkan.com, Health – Kesehatan merupakan aset berharga yang perlu dijaga sepanjang hayat. Tubuh yang bugar dan bersemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari menjadi fondasi utama untuk mencegah timbulnya penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Masyarakat diimbau untuk menerapkan perilaku hidup sehat serta menghindari kebiasaan yang dapat membahayakan tubuh, antara lain konsumsi alkohol, […]

  • Bursa Efek Indonesia

    印尼证券交易所暂时中止五只股票及四只认股权证交易

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – 印度尼西亚证券交易所(BEI)宣布,暂时中止五只股票及**四只认股权证(Waran)**的交易。此举自当日第一交易时段起生效,涵盖常规市场与现金市场。 被暂停交易的五只股票分别为: PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) 与此同时,被暂停交易的四只认股权证包括三只RAJA系列(RAJADRCG6A、RAJAHDCK6A、RAJAZPCK6A)以及一只TRIN第二系列(TRIN-W2)。 印尼证券交易所在公告中指出: “BEI认为有必要自2025年10月13日第一交易时段起,暂时中止股票ESTI、RAJA、FUJI、NTBK、TRIN及认股权证RAJADRCG6A、RAJAHDCK6A、RAJAZPCK6A、TRIN-W2的交易,直至交易所进一步公告为止。” 根据交易数据显示,ESTI股票在过去连续四个交易日内于FCA板块触发涨停(Auto Reject Atas, ARA)机制,平均涨幅达9.45%。截至2025年10月10日(星期五),该股票收于每股137印尼盾,较前一日上涨9.60%。 此次暂停交易被视为印尼证券交易所维护市场秩序与防范异常波动的重要举措。后续恢复交易时间将根据交易所进一步公告确定。

expand_less