Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Nasional » Magang Bergaji UMP Batch II Bidik 80 Ribu Lulusan Baru pada November 2025

Magang Bergaji UMP Batch II Bidik 80 Ribu Lulusan Baru pada November 2025

  • account_circle M. Rizky Hidayatullah
  • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Jakarta, Pikirkan.com – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan kembali membuka Program Magang Bergaji batch II pada November 2025. Program ini menargetkan sebanyak 80.000 peserta dari kalangan lulusan baru (fresh graduate), dengan pemberian insentif sebesar Rp3,3 juta per bulan.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa jumlah peserta pada batch II ini meningkat signifikan dibandingkan dengan batch I yang hanya menampung 20.000 peserta. “Batch I sebanyak 20 ribu peserta, dan ketika sudah berjalan dengan baik, kami menyiapkan batch II sebesar 80 ribu. Targetnya pertengahan November sudah mulai berjalan,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (13/10).

Dalam pelaksanaannya, pemerintah akan memperluas cakupan lembaga pemberi magang. Tidak hanya perusahaan swasta, namun juga instansi pemerintah di berbagai tingkat akan dilibatkan. “Pada batch II, kami memperluas partisipasi ke kementerian, lembaga, serta badan pemerintah pusat dan daerah. Hal ini sesuai arahan Presiden agar kesempatan tersebar merata di seluruh provinsi,” tambah Yassierli.

Program magang kali ini juga akan membuka peluang bagi lulusan diploma selain sarjana. “Peserta tidak terbatas pada sarjana. Ada beberapa posisi yang diperuntukkan bagi lulusan diploma, sehingga lebih banyak generasi muda yang dapat berpartisipasi,” ungkapnya.

Berdasarkan data terbaru Kementerian Ketenagakerjaan, tercatat sebanyak 105.000 lulusan baru telah mendaftar dari total target 200.000 pendaftar. Hingga saat ini, terdapat 1.147 perusahaan yang telah membuka lowongan dalam program tersebut.

Lebih lanjut, Yassierli menyampaikan bahwa program magang pemerintah ini akan menjadi agenda berkelanjutan. “Telah ada arahan dari Bapak Presiden bahwa program ini akan terus dilaksanakan pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya. Jadi ini bukan program sementara, melainkan bagian dari strategi jangka panjang peningkatan kompetensi tenaga kerja muda,” tegasnya.

  • Penulis: M. Rizky Hidayatullah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa hukum PT Nipsea Paint, Julianer Aditia Warwan

    SHGB 00172 Nippont Paint Tak Tergoyahkan: Dalil Penyerobotan Kian Melemah

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Palu, Pikirkan.com – Perselisihan kepemilikan tanah antara PT Nipsea Paint And Chemicals dan pihak yang mengklaim sebagai ahli waris Hubaib kembali mencuat setelah muncul tuduhan penyerobotan serta klaim cacat dokumen terhadap Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 00172. Penelaahan data pertanahan, riwayat transaksi, dan keterangan hukum menunjukkan bahwa tuduhan tersebut belum memiliki pijakan hukum yang […]

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Teknologi, Pikirkan.com – At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings […]

  • Ilustrasi meme dugaan Tipikor proyek Cetakan Sawah

    GEBRAK Ungkap Dugaan Tipikor Proyek Cetakan Sawah di Donggala

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Adi Surodjo
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Bersama Rakyat Antikorupsi (GEBRAK) akan menyerahkan laporan dugaan tindak pidana korupsi proyek Cetakan Sawah di Kabupaten Donggala kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Rencana pelaporan tersebut dijadwalkan dilakukan pada Senin, 3 November 2025. Dalam keterangan resminya, Humas GEBRAK, Thomy Kristianto, menyebut bahwa lembaganya telah […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2024
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Honor Pad 10

    Honor Pad 10 Debut di Tanah Air, Berikut Spesifikasinya

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Gawai, Pikirkan.com – Honor memperluas kehadirannya di pasar Indonesia dengan meluncurkan rangkaian produk All-Scenario Ecosystem, terdiri atas Honor Pad 10, Honor Pad X9a, Honor Pad X7, dan Honor Watch Fit. Langkah ini menandai komitmen Honor untuk menghadirkan ekosistem perangkat pintar yang tidak hanya mendukung produktivitas dan pembelajaran, tetapi juga menunjang gaya hidup modern dan sehat. […]

  • Aplikasi X milik milyader Elon Musk

    Nezar Patria: X Wajib Lunasi Denda Moderasi Konten Dewasa

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Technology, Pikirkan.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kembali menyoroti kepatuhan platform media sosial X terkait penyelesaian denda administratif akibat keterlambatan dalam menangani konten pornografi. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi lanjutan apabila X tetap mengabaikan kewajiban pembayaran tersebut. “Proses komunikasi masih berjalan. Kita lihat perkembangannya pekan […]

expand_less