Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Gawai » Game ‘Sword of Justice’ Siap Dirilis 7 November 2025

Game ‘Sword of Justice’ Siap Dirilis 7 November 2025

  • account_circle Tasya Yurizumi
  • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
  • visibility 380
  • comment 0 komentar

Beijing, Pikirkan.com – Dunia gim daring kembali akan kedatangan judul besar. NetEase Games bekerja sama dengan ZhuRong Studio resmi mengumumkan tanggal peluncuran global untuk gim terbaru mereka, “Sword of Justice”, yang dijadwalkan rilis serentak pada 7 November 2025.

Gim bergenre massive multiplayer online role-playing game (MMORPG) ini akan hadir secara gratis (free-to-play) dengan dukungan cross-platform penuh, memungkinkan pemain bermain lintas perangkat di Android, iOS, Steam, dan Windows tanpa batasan ekosistem.

Dunia Fantasi Berbasis Dinasti Song

“Sword of Justice” menghadirkan latar dunia terbuka yang terinspirasi dari Dinasti Song Utara abad ke-12 di Tiongkok. Dunia gim ini dikembangkan secara luas dan interaktif, menghadirkan berbagai peran yang dapat dijalani pemain—mulai dari prajurit, pengrajin, petani, nelayan, hingga warga sipil yang menjalani kehidupan sosial di dunia bela diri klasik.

Kebebasan eksplorasi menjadi elemen kunci. Pemain dapat menentukan jalan hidup karakternya tanpa paksaan alur cerita tunggal, menjadikan permainan lebih organik dan realistis.

Tanpa Unsur Pay-to-Win, Fokus pada Keterampilan

Berbeda dari banyak gim daring modern, pengembang menegaskan bahwa “Sword of Justice” tidak akan mengadopsi sistem pay-to-win (P2W).
Semua progresi karakter berbasis pada keterampilan dan usaha pemain (skill-based progression), bukan pembelian item atau peningkatan statistik melalui transaksi mikro.

Sistem atribut dalam gim diatur ketat untuk menjaga keseimbangan antar pemain. Selain itu, diterapkan sistem reset musiman, yang menjamin pengalaman bermain tetap segar dan kompetitif. Melalui fitur “Converging Path”, baik pemain kasual maupun pemain hardcore memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh hadiah utama.

NPC dengan Kecerdasan Buatan Dinamis

Salah satu inovasi paling menonjol dari “Sword of Justice” adalah penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) pada karakter non-pemain (NPC).
Setiap NPC memiliki kepribadian, memori, dan respons yang unik, memungkinkan mereka mengingat interaksi sebelumnya dengan pemain serta menyesuaikan perilaku berdasarkan pengalaman tersebut.

Pendekatan ini menghadirkan dinamika sosial yang lebih hidup, di mana setiap keputusan atau percakapan dapat memengaruhi hubungan antarkarakter di dalam dunia permainan.

Kustomisasi Karakter Berbasis AI

Menjelang peluncuran resminya, NetEase telah membuka kembali event pra-peluncuran “Cloud Face Edit” bagi pemain di kawasan Asia Tenggara.
Fitur ini memungkinkan pemain merancang karakter secara mendalam menggunakan AI generatif, hanya dengan perintah teks atau unggahan gambar. Teknologi ini memberi kebebasan kreatif yang belum pernah diterapkan pada gim MMORPG sebelumnya.

Konten Mendalam dan Interaksi Sosial

Selain menawarkan lebih dari 100 jam alur cerita single-player, “Sword of Justice” juga menghadirkan berbagai sistem sosial, termasuk mentor-student, guild, dan relasi personal antar karakter, yang memperkaya pengalaman bermain.
Pemain dapat membangun komunitas, berdagang, hingga menjalin hubungan asmara di dalam dunia virtual yang sepenuhnya terbuka.

Dengan kombinasi open-world realistis, AI adaptif, sistem non-P2W, dan kebebasan peran pemain, “Sword of Justice” berpotensi menjadi tonggak baru dalam evolusi MMORPG modern.

Peluncuran global pada 7 November 2025 diharapkan akan menjadi momentum penting bagi NetEase Games untuk memperluas pengaruhnya di industri gim internasional.

  • Penulis: Tasya Yurizumi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Yassierli, S.T., M.T., PH.D

    Magang Bergaji UMP Batch II Bidik 80 Ribu Lulusan Baru pada November 2025

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan kembali membuka Program Magang Bergaji batch II pada November 2025. Program ini menargetkan sebanyak 80.000 peserta dari kalangan lulusan baru (fresh graduate), dengan pemberian insentif sebesar Rp3,3 juta per bulan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa jumlah peserta pada batch II ini meningkat signifikan dibandingkan dengan batch I […]

  • Ilustrasi meme dugaan Tipikor proyek Cetakan Sawah

    GEBRAK Ungkap Dugaan Tipikor Proyek Cetakan Sawah di Donggala

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Adi Surodjo
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Bersama Rakyat Antikorupsi (GEBRAK) akan menyerahkan laporan dugaan tindak pidana korupsi proyek Cetakan Sawah di Kabupaten Donggala kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Rencana pelaporan tersebut dijadwalkan dilakukan pada Senin, 3 November 2025. Dalam keterangan resminya, Humas GEBRAK, Thomy Kristianto, menyebut bahwa lembaganya telah […]

  • Direktur LBH SUlteng sekaligus Kuasa hukum korban, Julianer Aditia Warman, S.H., M.H.

    Istri dan Anak Laporkan Oknum Hakim Pengadilan Tinggi Sulteng atas Dugaan KDRT

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Palu, Pikirkan.com – Seorang perempuan berinisial EC (43) melaporkan suaminya, Andi juniman Konggoasa (AJK), yang merupakan oknum hakim di Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, atas dugaan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di Kota Palu. Dalam peristiwa tersebut, anak sambung korban turut menjadi sasaran tindakan kekerasan. Korban menjelaskan bahwa kejadian bermula dari kedatangan ibu […]

  • Wakil Ketua Bid. Hubungan Masyarakat LSM GEBRAK, Thomy Kristianto

    GEBRAK Akan Ungkap Dugaan Mega Korupsi Bernilai Puluhan Miliar di Sulteng

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Adi Surodjo
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Bersama Rakyat Antikorupsi (GEBRAK) menyatakan akan segera mengumumkan hasil temuan terkait sejumlah dugaan tindak pidana korupsi berskala besar yang melibatkan sejumlah pejabat dan penyedia jasa di Sulawesi Tengah. Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat GEBRAK, Thomy Kristianto, mengungkapkan bahwa lembaganya tengah menyiapkan laporan resmi untuk dirilis ke publik […]

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Teknologi, Pikirkan.com – At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings […]

  • DPRD Kota Palu diterima langsung Kepala BKN RI Prof. Zudan Arif Fakrulloh

    DPRD Palu Bawa Laporan 1.171 Honorer dan P3K Bermasalah ke BKN dan Komisi II DPR

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Permasalahan tenaga honorer di Kota Palu kembali menjadi perhatian serius setelah DPRD Kota Palu melakukan audiensi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia dan Komisi II DPR Republik Indonesia pada Selasa (25/11) di Jakarta. Audiensi tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Palu Rico Andi Tjatjo Djanggola bersama jajaran pimpinan dewan dan ketua komisi. […]

expand_less