Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Warta » Dunia » Gelombang Pertama Tahanan Palestina Dibebaskan, 20 Sandera Kembali ke Israel

Gelombang Pertama Tahanan Palestina Dibebaskan, 20 Sandera Kembali ke Israel

  • account_circle M. Rizky Hidayatullah
  • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Ramallah, Pikirkan.com – Suasana haru mewarnai Ramallah ketika kelompok pertama tahanan Palestina tiba di ibu kota de facto Palestina, Tepi Barat, pada Senin (13/10). Pembebasan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, yang juga mencakup pemulangan 20 sandera dari Gaza ke Israel.

Bus-bus yang membawa para tahanan tiba di tengah kerumunan keluarga yang menanti dengan tangis dan teriakan gembira. Para ibu memeluk erat anak-anak mereka, sementara beberapa tahanan diangkat di bahu kerabatnya sebagai simbol kemenangan atas penantian panjang. Sebagian besar dari mereka merupakan narapidana yang sebelumnya divonis seumur hidup oleh pengadilan Israel atas tuduhan keterlibatan dalam aksi kekerasan dan pembunuhan.

Dalam waktu yang bersamaan, Israel menyambut kepulangan 20 sandera yang sebelumnya ditawan Hamas sejak serangan 7 Oktober 2023. Mereka terdiri atas dua kelompok—tujuh orang dibebaskan pada pagi hari dan tiga belas lainnya pada sore hari. Di antara mereka terdapat saudara kembar Ziv dan Gali Berman, yang potret kebersamaannya di Gaza menjadi simbol kuat dari berakhirnya penderitaan panjang keluarga para sandera.

Kementerian Luar Negeri Israel sebelumnya telah mengonfirmasi nama tujuh sandera pertama yang dibebaskan: Eitan Abraham Mor, Gali Berman, Ziv Berman, Omri Mira, Alon Ohel, Guy Gilboa-Dalal, dan Matan Angrest. Nama-nama tersebut dibagikan melalui unggahan resmi dengan keterangan singkat namun sarat makna: “Selamat datang di rumah.”

Kesepakatan gencatan senjata ini mencakup pembebasan 250 narapidana dan lebih dari 1.700 tahanan Palestina oleh Israel. Di sisi lain, Hamas melepaskan para sandera yang telah berada dalam penahanan selama hampir dua tahun.

Reaksi sejumlah warga israel saat Hamas membebaskan para sandera yang telah ditawan di Gaza sebagai bagian dari pertukaran tawanan-sandera dan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas

Reaksi sejumlah warga israel saat Hamas membebaskan para sandera yang telah ditawan di Gaza sebagai bagian dari pertukaran tawanan-sandera dan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. (Foto: Reuters)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dalam pidatonya di parlemen Israel pada hari yang sama, menyebut serangan Hamas tahun 2023 sebagai “salah satu penodaan paling keji terhadap orang Yahudi sejak Holokos.” Ia menegaskan bahwa gencatan senjata ini menandai berakhirnya “mimpi buruk yang panjang dan menyakitkan” bagi masyarakat Israel dan Palestina.

“Ini adalah masa yang menggairahkan bagi Israel dan seluruh Timur Tengah,” ujar Trump. “Kekuatan kekacauan dan teror yang selama puluhan tahun melanda kawasan ini kini telah melemah, terisolasi, dan dikalahkan.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut pernyataan tersebut dengan menyebut proposal perdamaian Trump sebagai langkah “penting” menuju stabilitas kawasan. “Saya berkomitmen pada perdamaian ini, Anda berkomitmen pada perdamaian ini, dan bersama-sama kita akan mencapainya,” ujarnya. Netanyahu juga menegaskan bahwa Trump akan “diabadikan dalam sejarah bangsa Israel dan dunia.”

Setelah kunjungan ke Israel, Trump dijadwalkan menuju Mesir untuk menghadiri KTT Perdamaian Gaza yang dihadiri sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Di luar parlemen Israel, suasana kontras tampak di antara keluarga korban. Forum Hostages and Missing Families mengumumkan bahwa hanya empat dari 28 sandera yang dilaporkan tewas di tangan Hamas akan dikembalikan pada hari yang sama.

  • Penulis: M. Rizky Hidayatullah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real 2.10 Play Button

    The Future of Mixed Reality: Blending the Virtual and the Real

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 951
    • 0Komentar

    Teknologi, Pikirkan.com – At Microsoft Ignite 2023, we are announcing Copilot in Microsoft Dynamics 365 Guides, which combines the power of generative AI with mixed reality to help frontline workers complete complex tasks and resolve issues faster with less disruption to the flow of work. Copilot in Dynamics 365 Guides assists workers in industrial settings […]

  • Prof. Yassierli, S.T., M.T., PH.D

    Magang Bergaji UMP Batch II Bidik 80 Ribu Lulusan Baru pada November 2025

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan kembali membuka Program Magang Bergaji batch II pada November 2025. Program ini menargetkan sebanyak 80.000 peserta dari kalangan lulusan baru (fresh graduate), dengan pemberian insentif sebesar Rp3,3 juta per bulan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa jumlah peserta pada batch II ini meningkat signifikan dibandingkan dengan batch I […]

  • Aplikasi X milik milyader Elon Musk

    Nezar Patria: X Wajib Lunasi Denda Moderasi Konten Dewasa

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Technology, Pikirkan.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kembali menyoroti kepatuhan platform media sosial X terkait penyelesaian denda administratif akibat keterlambatan dalam menangani konten pornografi. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi lanjutan apabila X tetap mengabaikan kewajiban pembayaran tersebut. “Proses komunikasi masih berjalan. Kita lihat perkembangannya pekan […]

  • Foto bersama Kabinet Prabowo-Gibran di Istana Negara

    Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Ini Angka Kepuasan Masyarakat Versi Survei Poltracking

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei nasional terkait evaluasi satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan publik tertinggi berada pada bidang pendidikan, sedangkan kepuasan terendah tercatat pada bidang ekonomi. Survei tersebut dilaksanakan pada 3–10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.220 responden dari […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Ming, 25 Feb 2024
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Meteri Keuangan Ri, Purbaya Yudhi Sadewa

    Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Jelaskan Alasan Lakukan Sidak ke Bank-Bank BUMN

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukannya ke sejumlah bank milik negara (BUMN). Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), lembaga yang menaungi penempatan dana pemerintah di sektor keuangan. Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa kehadirannya dalam sidak tidak […]

expand_less