Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Warta » Nasional » LSM Sangulara Kritik Sikap Bupati Parigi Moutong Soal Pernyataan Kontroversial

LSM Sangulara Kritik Sikap Bupati Parigi Moutong Soal Pernyataan Kontroversial

  • account_circle Faradiba Zaenong
  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Parigi Moutong, Pikirkan.com – Sebuah video pernyataan Bupati Parigi Moutong yang menyebut “tidak enak kalau saya yang tindak” memunculkan perdebatan luas di masyarakat. Ungkapan tersebut dianggap menunjukkan sikap ragu seorang kepala daerah dalam mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran di lingkup pemerintahannya.

Sekretaris LSM Sangulara Sulawesi Tengah, Riswan Batjo Ismail, S.Ag., SE, menilai ucapan itu tidak dapat dianggap remeh. Menurutnya, kalimat tersebut menyiratkan bahwa bupati mengetahui siapa pihak yang dimaksud, namun enggan bertindak langsung.

“Dari ucapannya, jelas bupati mengetahui siapa pelakunya. Ia bahkan menyebut bidang tata ruang. Tetapi ketika mengatakan tidak enak untuk menindak, muncul pertanyaan: mengapa seorang kepala daerah merasa tidak enak terhadap pelaku pelanggaran?” ujar Riswan, Jumat (31/10/2025).

Riswan menilai, konteks pernyataan itu berkaitan dengan persoalan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Parigi Moutong yang hingga kini masih menjadi perbincangan publik. Ia menegaskan bahwa sejak awal proses pengusulan WPR tidak melibatkan DPRD, bahkan tidak disertai surat tembusan resmi.

“Ketika usulan WPR diajukan tanpa koordinasi dengan DPRD dan kemudian menimbulkan polemik hingga DPRD meminta pencabutan, hal ini menunjukkan lemahnya koordinasi antarlembaga pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Riswan menyoroti pernyataan bupati yang mengaku ada pihak yang mengubah dokumen resmi. Ia menilai hal tersebut merupakan pernyataan serius yang semestinya diikuti langkah hukum yang tegas.

“Setiap ucapan seorang pemimpin memiliki bobot dan dipercaya publik. Jika bupati sudah mengetahui pelakunya, seharusnya tidak perlu menunggu pihak lain untuk menindak. Apakah keadilan hanya ditegakkan jika yang bertindak bukan dirinya?” tegas Riswan.

Ia mengingatkan bahwa alasan “tidak enak” tidak dapat dijadikan dasar untuk mengabaikan pelanggaran, karena hal tersebut berpotensi melemahkan otoritas kepemimpinan daerah.

“Jika seorang pemimpin takut menegakkan aturan karena alasan pribadi, maka pelanggaran akan menjadi hal yang lumrah, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin menurun,” tutup Riswan Batjo Ismail, S.Ag., SE, Sekretaris LSM Sangulara Sulawesi Tengah.

  • Penulis: Faradiba Zaenong

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Majelis Taklim Datokarama Palu Rayakan HUT KONI ke-87 dengan Tasyakuran dan Doa Bersama

    Majelis Taklim Datokarama Palu Rayakan HUT KONI ke-87 dengan Tasyakuran dan Doa Bersama

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Palu, Pikirkan.com — Majelis Taklim Datokarama Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menyelenggarakan kegiatan Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ke-87 yang dirangkaikan dengan doa bersama untuk kemenangan atlet Sulawesi Tengah. Acara berlangsung di Kedai Taman Ria, Jalan Diponegoro, Palu, pada Minggu (12/10/2025) malam. Kegiatan rutin Majelis Taklim Datokarama yang biasanya […]

  • Prof. Yassierli, S.T., M.T., PH.D

    Magang Bergaji UMP Batch II Bidik 80 Ribu Lulusan Baru pada November 2025

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan kembali membuka Program Magang Bergaji batch II pada November 2025. Program ini menargetkan sebanyak 80.000 peserta dari kalangan lulusan baru (fresh graduate), dengan pemberian insentif sebesar Rp3,3 juta per bulan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa jumlah peserta pada batch II ini meningkat signifikan dibandingkan dengan batch I […]

  • DPRD Kota Palu diterima langsung Kepala BKN RI Prof. Zudan Arif Fakrulloh

    DPRD Palu Bawa Laporan 1.171 Honorer dan P3K Bermasalah ke BKN dan Komisi II DPR

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Permasalahan tenaga honorer di Kota Palu kembali menjadi perhatian serius setelah DPRD Kota Palu melakukan audiensi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia dan Komisi II DPR Republik Indonesia pada Selasa (25/11) di Jakarta. Audiensi tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Palu Rico Andi Tjatjo Djanggola bersama jajaran pimpinan dewan dan ketua komisi. […]

  • Foto bersama Kabinet Prabowo-Gibran di Istana Negara

    Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Ini Angka Kepuasan Masyarakat Versi Survei Poltracking

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei nasional terkait evaluasi satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan publik tertinggi berada pada bidang pendidikan, sedangkan kepuasan terendah tercatat pada bidang ekonomi. Survei tersebut dilaksanakan pada 3–10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.220 responden dari […]

  • Kuasa hukum PT Nipsea Paint, Julianer Aditia Warwan

    SHGB 00172 Nippont Paint Tak Tergoyahkan: Dalil Penyerobotan Kian Melemah

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Palu, Pikirkan.com – Perselisihan kepemilikan tanah antara PT Nipsea Paint And Chemicals dan pihak yang mengklaim sebagai ahli waris Hubaib kembali mencuat setelah muncul tuduhan penyerobotan serta klaim cacat dokumen terhadap Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 00172. Penelaahan data pertanahan, riwayat transaksi, dan keterangan hukum menunjukkan bahwa tuduhan tersebut belum memiliki pijakan hukum yang […]

  • Jaga pola tidur sehat. Jangan Begadang jika tidak perlu

    Suka Begadang? Waspadai 5 Hal Ini Buat Kesehatanmu

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kesehatan, Pikirkan.com – Begadang atau kebiasaan terjaga hingga larut malam tanpa istirahat yang cukup merupakan salah satu gaya hidup yang sering diabaikan dampak negatifnya. Meskipun dianggap sepele, begadang memiliki konsekuensi serius terhadap kesehatan fisik, mental, serta produktivitas seseorang dalam jangka pendek maupun panjang. 1. Gangguan pada Sistem Saraf dan Konsentrasi Kurang tidur akibat begadang menyebabkan […]

expand_less