Breaking News
Trending Tags
Beranda » Warta » Nasional » LSM Sangulara Kritik Sikap Bupati Parigi Moutong Soal Pernyataan Kontroversial

LSM Sangulara Kritik Sikap Bupati Parigi Moutong Soal Pernyataan Kontroversial

  • account_circle Faradiba Zaenong
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 215
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Parigi Moutong, Pikirkan.com – Sebuah video pernyataan Bupati Parigi Moutong yang menyebut “tidak enak kalau saya yang tindak” memunculkan perdebatan luas di masyarakat. Ungkapan tersebut dianggap menunjukkan sikap ragu seorang kepala daerah dalam mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran di lingkup pemerintahannya.

Sekretaris LSM Sangulara Sulawesi Tengah, Riswan Batjo Ismail, S.Ag., SE, menilai ucapan itu tidak dapat dianggap remeh. Menurutnya, kalimat tersebut menyiratkan bahwa bupati mengetahui siapa pihak yang dimaksud, namun enggan bertindak langsung.

“Dari ucapannya, jelas bupati mengetahui siapa pelakunya. Ia bahkan menyebut bidang tata ruang. Tetapi ketika mengatakan tidak enak untuk menindak, muncul pertanyaan: mengapa seorang kepala daerah merasa tidak enak terhadap pelaku pelanggaran?” ujar Riswan, Jumat (31/10/2025).

Riswan menilai, konteks pernyataan itu berkaitan dengan persoalan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Parigi Moutong yang hingga kini masih menjadi perbincangan publik. Ia menegaskan bahwa sejak awal proses pengusulan WPR tidak melibatkan DPRD, bahkan tidak disertai surat tembusan resmi.

“Ketika usulan WPR diajukan tanpa koordinasi dengan DPRD dan kemudian menimbulkan polemik hingga DPRD meminta pencabutan, hal ini menunjukkan lemahnya koordinasi antarlembaga pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Riswan menyoroti pernyataan bupati yang mengaku ada pihak yang mengubah dokumen resmi. Ia menilai hal tersebut merupakan pernyataan serius yang semestinya diikuti langkah hukum yang tegas.

“Setiap ucapan seorang pemimpin memiliki bobot dan dipercaya publik. Jika bupati sudah mengetahui pelakunya, seharusnya tidak perlu menunggu pihak lain untuk menindak. Apakah keadilan hanya ditegakkan jika yang bertindak bukan dirinya?” tegas Riswan.

Ia mengingatkan bahwa alasan “tidak enak” tidak dapat dijadikan dasar untuk mengabaikan pelanggaran, karena hal tersebut berpotensi melemahkan otoritas kepemimpinan daerah.

“Jika seorang pemimpin takut menegakkan aturan karena alasan pribadi, maka pelanggaran akan menjadi hal yang lumrah, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin menurun,” tutup Riswan Batjo Ismail, S.Ag., SE, Sekretaris LSM Sangulara Sulawesi Tengah.

  • Penulis: Faradiba Zaenong

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direktur LBH SUlteng sekaligus Kuasa hukum korban, Julianer Aditia Warman, S.H., M.H.

    Istri dan Anak Laporkan Oknum Hakim Pengadilan Tinggi Sulteng atas Dugaan KDRT

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Palu, Pikirkan.com – Seorang perempuan berinisial EC (43) melaporkan suaminya, Andi juniman Konggoasa (AJK), yang merupakan oknum hakim di Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, atas dugaan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di Kota Palu. Dalam peristiwa tersebut, anak sambung korban turut menjadi sasaran tindakan kekerasan. Korban menjelaskan bahwa kejadian bermula dari kedatangan ibu […]

  • Ketua Umum DPP Relawan Pro Prabowo (PROBO), M. Rizky Hidayatullah

    Relawan PROBO Kawal Instruksi Prabowo Ganyang Tambang Ilegal

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Palu, Pikirkan.com – Instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memberantas tambang ilegal dinilai sebagai pesan politik dan hukum yang tidak bisa ditawar. Ketua Umum DPP Relawan Pro Prabowo (PROBO), M. Rizky Hidayatullah, menegaskan bahwa perintah tersebut berlaku untuk semua pihak tanpa pengecualian. Menurut Rizky, Presiden telah meminta aparat penegak hukum memperluas penertiban dan menindak […]

  • Game Sword Of Justice 2.45 Play Button

    Game ‘Sword of Justice’ Siap Dirilis 7 November 2025

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Beijing, Pikirkan.com – Dunia gim daring kembali akan kedatangan judul besar. NetEase Games bekerja sama dengan ZhuRong Studio resmi mengumumkan tanggal peluncuran global untuk gim terbaru mereka, “Sword of Justice”, yang dijadwalkan rilis serentak pada 7 November 2025. Gim bergenre massive multiplayer online role-playing game (MMORPG) ini akan hadir secara gratis (free-to-play) dengan dukungan cross-platform […]

  • Wakil Ketua Bid. Hubungan Masyarakat LSM GEBRAK, Thomy Kristianto

    GEBRAK Akan Ungkap Dugaan Mega Korupsi Bernilai Puluhan Miliar di Sulteng

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Adi Surodjo
    • visibility 1.300
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Bersama Rakyat Antikorupsi (GEBRAK) menyatakan akan segera mengumumkan hasil temuan terkait sejumlah dugaan tindak pidana korupsi berskala besar yang melibatkan sejumlah pejabat dan penyedia jasa di Sulawesi Tengah. Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat GEBRAK, Thomy Kristianto, mengungkapkan bahwa lembaganya tengah menyiapkan laporan resmi untuk dirilis ke publik […]

  • Aplikasi X milik milyader Elon Musk

    Nezar Patria: X Wajib Lunasi Denda Moderasi Konten Dewasa

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 696
    • 0Komentar

    Technology, Pikirkan.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kembali menyoroti kepatuhan platform media sosial X terkait penyelesaian denda administratif akibat keterlambatan dalam menangani konten pornografi. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi lanjutan apabila X tetap mengabaikan kewajiban pembayaran tersebut. “Proses komunikasi masih berjalan. Kita lihat perkembangannya pekan […]

  • Tangkapan layar konfrensi pers OTT Bupati Ponorogo dan 3 pejabat lainnya terkait Dugaan Tipikor RSUD. Dr. Harjono dan Jual beli Jabatan Play Button

    Dari Jabatan Hingga Proyek RSUD, KPK OTT Bupati Ponorogo

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pembangunan di RSUD Dr. Harjono, serta penerimaan gratifikasi lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Selain Sugiri, tiga orang turut ditetapkan sebagai tersangka, yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, Direktur RSUD Dr. Harjono […]

expand_less