Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Warta » Nasional » LSM Sangulara Kritik Sikap Bupati Parigi Moutong Soal Pernyataan Kontroversial

LSM Sangulara Kritik Sikap Bupati Parigi Moutong Soal Pernyataan Kontroversial

  • account_circle Faradiba Zaenong
  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
  • visibility 192
  • comment 0 komentar

Parigi Moutong, Pikirkan.com – Sebuah video pernyataan Bupati Parigi Moutong yang menyebut “tidak enak kalau saya yang tindak” memunculkan perdebatan luas di masyarakat. Ungkapan tersebut dianggap menunjukkan sikap ragu seorang kepala daerah dalam mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran di lingkup pemerintahannya.

Sekretaris LSM Sangulara Sulawesi Tengah, Riswan Batjo Ismail, S.Ag., SE, menilai ucapan itu tidak dapat dianggap remeh. Menurutnya, kalimat tersebut menyiratkan bahwa bupati mengetahui siapa pihak yang dimaksud, namun enggan bertindak langsung.

“Dari ucapannya, jelas bupati mengetahui siapa pelakunya. Ia bahkan menyebut bidang tata ruang. Tetapi ketika mengatakan tidak enak untuk menindak, muncul pertanyaan: mengapa seorang kepala daerah merasa tidak enak terhadap pelaku pelanggaran?” ujar Riswan, Jumat (31/10/2025).

Riswan menilai, konteks pernyataan itu berkaitan dengan persoalan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Parigi Moutong yang hingga kini masih menjadi perbincangan publik. Ia menegaskan bahwa sejak awal proses pengusulan WPR tidak melibatkan DPRD, bahkan tidak disertai surat tembusan resmi.

“Ketika usulan WPR diajukan tanpa koordinasi dengan DPRD dan kemudian menimbulkan polemik hingga DPRD meminta pencabutan, hal ini menunjukkan lemahnya koordinasi antarlembaga pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Riswan menyoroti pernyataan bupati yang mengaku ada pihak yang mengubah dokumen resmi. Ia menilai hal tersebut merupakan pernyataan serius yang semestinya diikuti langkah hukum yang tegas.

“Setiap ucapan seorang pemimpin memiliki bobot dan dipercaya publik. Jika bupati sudah mengetahui pelakunya, seharusnya tidak perlu menunggu pihak lain untuk menindak. Apakah keadilan hanya ditegakkan jika yang bertindak bukan dirinya?” tegas Riswan.

Ia mengingatkan bahwa alasan “tidak enak” tidak dapat dijadikan dasar untuk mengabaikan pelanggaran, karena hal tersebut berpotensi melemahkan otoritas kepemimpinan daerah.

“Jika seorang pemimpin takut menegakkan aturan karena alasan pribadi, maka pelanggaran akan menjadi hal yang lumrah, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin menurun,” tutup Riswan Batjo Ismail, S.Ag., SE, Sekretaris LSM Sangulara Sulawesi Tengah.

  • Penulis: Faradiba Zaenong

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle Thomy Kristianto Hia
    • visibility 731
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

  • Ilustrasi meme dugaan Tipikor proyek Cetakan Sawah

    GEBRAK Ungkap Dugaan Tipikor Proyek Cetakan Sawah di Donggala

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Adi Surodjo
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Bersama Rakyat Antikorupsi (GEBRAK) akan menyerahkan laporan dugaan tindak pidana korupsi proyek Cetakan Sawah di Kabupaten Donggala kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Rencana pelaporan tersebut dijadwalkan dilakukan pada Senin, 3 November 2025. Dalam keterangan resminya, Humas GEBRAK, Thomy Kristianto, menyebut bahwa lembaganya telah […]

  • Game Sword Of Justice 2.45 Play Button

    Game ‘Sword of Justice’ Siap Dirilis 7 November 2025

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Tasya Yurizumi
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Beijing, Pikirkan.com – Dunia gim daring kembali akan kedatangan judul besar. NetEase Games bekerja sama dengan ZhuRong Studio resmi mengumumkan tanggal peluncuran global untuk gim terbaru mereka, “Sword of Justice”, yang dijadwalkan rilis serentak pada 7 November 2025. Gim bergenre massive multiplayer online role-playing game (MMORPG) ini akan hadir secara gratis (free-to-play) dengan dukungan cross-platform […]

  • Former Hamas Captive Yocheved Lifshitz: Peace Possible Only When All Hostages Are Freed

    Former Hamas Captive Yocheved Lifshitz: Peace Possible Only When All Hostages Are Freed

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 869
    • 0Komentar

    Tel Aviv, Pikirkan.com – Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace […]

  • Jonatan Christie juara Tunggal Putra Denmark Open 2025 photo_camera 2

    Jonatan Christie Persembahkan Gelar Juara Tunggal Putra di Denmark Open 2025

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Copenhagen, Pikirkan.com – Indonesia kembali menorehkan prestasi di ajang bulu tangkis dunia. Jonatan Christie berhasil mengamankan satu-satunya gelar juara bagi Indonesia di turnamen Denmark Open 2025, melalui kemenangan dramatis atas tunggal putra unggulan Tiongkok, Shi Yu Qi, dengan skor 13–21, 21–15, dan 21–15. Pertandingan yang berlangsung selama tiga gim itu menjadi bukti ketangguhan mental dan […]

  • Photo di aplikasi Intsgram

    Cara Unggah Foto dan Video ke Instagram agar Tidak Pecah dan Buram

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle M. Rizky Hidayatullah
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Jakarta, Pikirkan.com – Banyak pengguna Instagram mengeluhkan hasil unggahan foto atau video yang terlihat pecah dan buram setelah dipublikasikan. Padahal, platform milik Meta tersebut sebenarnya mendukung konten dengan kualitas tinggi, asalkan pengguna mengetahui format dan pengaturan yang tepat. Sebagai salah satu media sosial paling populer, Instagram memungkinkan penggunanya berbagi foto dan video dengan resolusi terbaik. Berdasarkan […]

expand_less